Apa Kabar Pelayanan Publik Hari Ini ?Sesaat sebelum mudik libur Maulid, saya berkesempatan untuk mengurus sendiri perpanjangan STNK motor matic yang hampir dua tahun ini berada di Batu. Perpanjangan STNK yang terlambat saya perkirakan akan memakan waktu, proses yang lama dan ribet. Karena berkah kakak dan adik lelaki yang banyak, seumur hidup jujur saya belum pernah berurusan dengan polisi termasuk menyambangi kantornya. Ya, dalam benak saya, kantor polisi pastinya tidak nyaman, sumpek, dan angker. Aparatnya-pun mungkin tak ramah dan berwajah sangar. Jadi saya persiapkan stamina hari itu untuk akibat terburuk.
Setelah paginya menghadap Professor untuk urusan jurnal dan rencana studi lanjut, saya meluncur menuju Kantor Bersama SAMSAT di Polda Metro Jaya. Saya masuk lewat pintu samping (SCBD) dan begitu masuk, agak takjub karena kita akan disambut dengan beberapa gate parkir masuk yang cukup lebar dan nyaman. Melongo dan agak grogi, sayapun melewatkan tiket parkir saya, untungnya ada petugas polisi yang mengambilkan kartu parkir dengan ramah.
Memasuki pelataran parkir yang luas dan lega, nampak kesibukan yang luar biasa di sekelilingnya. Tampak pula spanduk besar berisi pengumuman dan penjelasan untuk pengurusan STNK dan dokumen lainnya melalui "drive thru". Counternya berada di depan kantor SAMSAT dan nampak sekitar tiga mobil tengah mengantri. Wah-wah saya cuman geleng-geleng kepala. Kenapa yang kaya gini nggak pernah diberitakan ya ? Coba kalo saya tau, pasti tak saya sia-siakan.
Setelah parkir, saya memasuki lantai 1 gedung SAMSAT, celingak-celinguk sebentar, eh Bapak Polisinya ramah bertanya "Ada yang bisa dibantu mbak?" meski yang tanya cuman bapak-bapak dan bukan pemuda ganteng layaknya di bank, saya seneng juga ada yang menawarkan bantuan. Langsung saya jelaskan maksud saya dan si bapak menyarankan untuk naik ke lantai 4 termasuk apa saja yang musti dilakukan. Sebenarnya sudah ada petunjuk yang jelas di setiap pojok ruangan tentang informasi proses pengurusan administrasi, dll, cuman saya belum sempat membaca sudah ada yang membantu menjelaskan, ya Alhamdulillah.
Di lantai 4 tampak ramai, namun ruangan yang luas ber-AC dan jumlah kursi yang memadai untuk pengantri membuat suasana antrian cukup menyenangkan. Proses pelayanan-pun cukup cepat. Proses pengurusan pajak, denda keterlambatan, tunggakan, dan pengambilan STNK berlangsung di lantai 3 dan 4. Tidak ada masalah berarti dengan proses pengurusan STNK motor saya kecuali bahwa November tahun ini musti ganti plat nomor karena genap berumur lima tahun.
Seluruhnya selesai kurang dari satu jam. Petugasnya-pun sangat membantu, baik yang berseragam polisi maupun sipil (Dispenda), buah kerjasama yang apik. Sebagai pemula, saya memang banyak bertanya, merekapun menjawab dengan sabar dan jelas. LUAR BIASA !!
Jauh berbeda dengan pelayanan publik yang berlangsung di kantor imigrasi dan kelurahan. Kebetulan belum terlalu lama saya juga sempat mengurus paspor dan KTP adik di kedua kantor tersebut dan mengalami kesulitan yang luar biasa. Aroma KKN masih kental. Reformasi belum menyentuh ke sana, masih old school. Betul-betul MENGECEWAKAN :(.
Oya, satu hal menarik yang ingin saya ceritakan, lantai 3 SAMSAT adalah tempat untuk mengurus denda, tunggakan premi jamsostek dan pajak motor. Menilik ramainya lantai itu, saya jadi berimajinasi, wah kesadaran masyarakat untuk bayar pajak mungkinkah mulai tumbuh ? mungkinkah karena pelayanan yang cepat dan mudah ? ataukah hanya karena tidak merasa aman di jalan ? takut kena tilang ?

<< Home